Kejati Sumsel Jadikan Bola Liar Kasus Dana Desa OKU Timur

124
Ketua DPC BPAN LAI OKU Timur, Kanda Budi. Foto: Dok. BPAN LAI DPC OKU Timur

Sumateranews.co.id, PALEMBANG ─ Kasus Korupsi Dana Desa berjama’ah Kabupaten OKU Timur, diduga dijadikan bola liar oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Ada apa dan mengapa kasus Korupsi Dana Desa Kabupaten OKU Timur yang sudah ditangani oleh Kejati Sumsel harus ditangani kembali oleh Kejari OKU Timur?, Karena Aliansi Indonesia tidak pernah merasa melaporkan kasus Dugaan Korupsi Dana Desa OKU Timur ke Kejari OKU Timur.

Diduga kasus ini hanya dijadikan bola liar alias kasus sudah terang benderang berusaha mau digelapkan, maka Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPC OKU Timur, Kanda Budi dan Tim, berkoordinasi langsung dan buat surat pengaduan khusus kepada JAMWAS KEJAGUNG RI, dan melampirkan nama  oknum Jaksa yang diduga sudah berani main mata dan menerima upeti recehan.

Semoga Tim Penyidik Kejati Sumsel dan Kejari OKU Timur bekerja sesuai SOP dan tidak ada kata tebang pilih kepada para oknum pejabat koruptor yang merugikan uang negara dan menyakitkan hati rakyat.

Menurut Kanda Budi, sudah menerima permohonan dari warga OKU Timur untuk melakukan Aksi damai 1000 massa di depan Kantor Kejati dan Kejari OKU Timur dalam waktu dekat ini.

“Kami akan melihat dulu proses hukum yang sedang berjalan, karena kita sudah cukup bukti yang menguatkan berupa surat pernyataan baik dari Kades, Bendahara Desa dan dikuatkan juga dari keterangan Camat”, ungkapnya.

Kanda Budi menambahkan, Aliansi Indonesia membantu tugas Kejaksaan dalam perangi Korupsi. “Jadi seharusnya Tim Kejaksaan  merasa terimakasih kepada Tim Aliansi Indonesia, bukan melimpar bola liar kesana kesini”,pungkasnya.

Pada pernyataan sebelumnya Ketua DPD BPAN LAI Sumsel, Syamsudin Djoesman mengatakan, kasus ini sepertinya masih diambangkan dan Kejati Sumsel belum tahu keseriusnya dalam menangani kasus ini.

“Namun kami yakin Kejati Sumsel akan mengambil tindakan tegas dalam menangani kasus ini, apalagi baru-baru ini Kejati Sumsel sudah mencetak suatu prestasi dengan menuntut tersangka kasus narkoba dengan hukuman mati, hal ini bukti kalau Kejati Sumsel akan mampu mengungkap kasus ini,”tukasnya meyakinkan Sumateranews.co.id, ketika dikonfirmasi Minggu (10/2/19). dikediamannya Jalan Maskerebet KM 9 Palembang.

 

Laporan : Ril/SU
Editor    : Syarif

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here