Jaga Keutuhan Bangsa, Ketua MUI Lubuklinggau Imbau Warga Tak Termakan Isu dan Hoax

28
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Lubuklinggau, H Marwan.

sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU – Aksi unjuk rasa 21-22 Mei yang menolak hasil penetapan KPU RI, yang berakhir ricuh banyak disesalkan oleh sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Lubuklinggau, H Marwan. Menurut Marwan, kericuhan disebabkan ulah sekelompok penyusup dan provokator yang menodai aksi damai pengunjuk rasa.

“Kita lihat memang terjadi sedikit accident, oleh oknum provokator dan penyusup, namun secara keseluruhan saya lihat Polri berhasil meredam dampak yang lebih besar,” jelas Marwan, ketika ditemui usai melaksanakan salat zhuhur, Senin siang (27/5/2019).

Dirinya juga, lanjut Marwan, memberikan apresiasi terhadap pola pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian dalam menghadapi aksi unjuk rasa tersebut.

“Kita patut mengapresiasi tugas Polri dalam mendampingi proses unjuk rasa damai yang berlangsung di Jakarta kemarin, terlihat polisi sangat sabar dalam menghadapi pengunjuk rasa, walaupun secara aturan Unras harus berakhir pada pukul 18.00 WIB, namun Petugas memberikan toleransinya sampai saalat tarawih bersama. ”

Marwan juga menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Kota Lubuklinggau untuk tidak mudah terprovokasi dan menjaga jalannya aksi damai pemilu tersebut. Dia juga meminta seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan mudah temakan isu atau berita hoax.

“Mari semua masyarakat yang ada di Kota Lubuklinggau untuk tidak mudah percaya dengan isu yang menyesatkan atau Hoax, uji dulu kebenaran sebelum menyebarkan suatu berita, karena salah memberi dan menerima informasi dapat menimbulkan kekrisuhan yang dapat mengancam stabilitas keamanan masyarakat.

laporan : San

Editor    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here