Dihadapan Polisi, Pelaku Pembongkar Kios Taman Prabujaya Ini Mengaku juga Menguras Isi Rumah Anggota Polisi dan PNS

307
TERSANGKA CURAT: Tersangka Harianto alias Rian (19) warga Jalan Mangga Baru, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih saat diamankan Tim Buser Polsek Prabumulih Timur.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Pelaku pembongkaran kios Taman Kota Prabujaya Prabumulih, Harianto alias Rian (19) ternyata juga banyak terlibat di sejumlah kasus pencurian bersama komplotannya. Bahkan dari hasil introgasi dan penyelidikan yang dilakukan tim penyidik Polsek Prabumulih Timur, warga Jalan Mangga Baru, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih ini mengaku telah membongkar rumah anggota Polri dan ASN (PNS).

Dia ungkapkan, dirinya bersama kawanannya berani membobol dan menguras isi rumah M Balia (36) seorang anggota polisi yang tinggal di Jalan KH Ahmad Dahlan No 01 Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Tak tanggung-tanggung, tersangka bersama ketiga rekannya yang kini masih buron, diantaranya Md (22), GR (18), dan Er (22) ketiganya juga warga Kelurahan Mangga Besar berhasil menggondol barang-barang milik korban berupa 1 (satu) unit TV LCD 50 inchi, 1 unit DVD, 1 unit Resiver matrik, 3 cincin emas dengan bermacam-macam batu, 2 emas mainan kalung, 1 emas gelang mekah, 1 cincin berlian, 1 peniti intan, 1 giwang intan, 1 rice coker, 1 kompor gas, 2 tabung gas, 1 genset, 1 mesin rumput merk Tasco, 1 choper, 1 cas aki, 1 cerek kuningan, dan 1 timbangan karet kuningan. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp90 juta.

Terakhir, residivis kasus yang sama ini juga bersama ketiga temannya berhasil mencuri 1 (satu) unit Pompa air merk YORK Type 4SYK3708, dan kabel sepanjang 25 meter milik cucian mobil AGUNG CAR WASH, di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul, pada Senin (31/12/2018) siang, sekitar jam 13.00 WIB.

Kejadian ini juga oleh pemiliknya, Drs Syamsu Zen (50) seorang ASN (PNS) sudah dilaporkannya dengan nomor: Lp/B-05/I/2019/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, Jum’at, 04 Januari 2019. Akibat pencurian itu, warga Jalan Dwikora II No. 04 Rt. 05 Rw. 02, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang ini mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH, melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH kepada wartawan, Jumat (04/01/2019) siang, mengatakan tersangka Herianto alias Rian diketahui banyak terlibat sejumlah kasus pencurian bersama ketiga rekan komplotannya (masih buron).

Hal itu diungkapkannya, setelah pihaknya melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka Rian.

“Dari hasil pengembangan, pelaku ini diketahui banyak terlibat sejumlah kasus pencurian bersama komplotannya,” sebut AKP Alhadi Ajansyah, didampingi Kanitreskrim, Aiptu Eem Supriyatna.

Dia katakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan. Diduga masih banyak lagi lokasi (LP) pencurian yang dilakukan Herianto CS.

“Diduga kemungkinan masih banyak lagi korbannya, ini yang masih kita dalami. Anggota kita juga saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka lainnya,” tandas Kapolsek.

Seperti pemberitaannya sebelumnya, pelaku Rian berhasil ditangkap Tim Gurita Polsek Prabumulih Timur, pada Kamis (03/01/2019) dini hari, pukul 24.30 WIB lalu. Tersangka berhasil diciduk di kediaman kontrakannya di Jalan Jambat Akar, Mangga Besar tanpa memberikan perlawanan.

Tersangka ditangkap usai petugas menerima laporan dari korban Okto Pirano (30) warga Jalan Volly No.18 RT.02 RW.01 Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur dengan nomor laporan polisi No : Lp/B-411/XII/2018 /Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, Kamis, 27 Desember 2018.

Dalam laporan itu, korban mengaku kios miliknya di Taman Kota Prabujaya telah dibongkar oleh kawanan maling. Dia sebutkan para pelaku berhasil masuk ke dalam kiosnya dengan cara merusak pintu kios, dan mengambil barang berupa 1 unit genset merk firman warna hitam kuning, 1 unit mesin pompa air/jeroan (mesin sumur bor), kabel listrik sepanjang 50 M, 1 buah tas sandang warna hitam, dan 1 buah kunci pas ukuran 10 dan 8. Akibatnya korban mengalami kerugian yang ditafsirnya mencapai Rp20 juta.

Laporan : AD

Editor     : Donny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here